KPDI Ke-16 Kota Tanjungpinang Sukses Digelar: Berdampak Bagi Ekonomi Masyarakat

Tanjungpinang, 2025 – Gelaran Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-16 resmi berakhir di Kota Tanjungpinang dengan sukses. Kegiatan berskala nasional ini mengusung tema “Transformasi Digital: Peluang, Tantangan, dan Kesiapan Perpustakaan di Era Kecerdasan Buatan”, serta menghadirkan ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi, perpustakaan, dan lembaga informasi di Indonesia.

Sebagai tuan rumah, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) berperan penting dalam penyelenggaraan kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari tersebut. Rektor UMRAH menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia, peserta, dan mitra kerja yang telah mendukung keberhasilan KPDI tahun ini.

“Kami merasa bangga dipercaya sebagai tuan rumah KPDI ke-16. Tema yang diangkat selaras dengan visi UMRAH untuk terus mendorong inovasi dan kesiapan menghadapi era digital serta kecerdasan buatan, khususnya dalam dunia perpustakaan,” ujarnya.

Ketua panitia KPDI Ke-16, Dhani Akbar, S.S., M.A. mengucapkan “terimakasih yang sebanyak-banyaknya atas support dan bantuan mulai dari perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan. Mohon maaf atas kekurangan kami baik tutur maupun tindak selama proses tersebut. Adapun kekurangan adalah milik saya sebagai seorang manusia, dan kelebihan adalah miliki Yang Maha Kuasa. Sampai bertemu lagi di lain kesempatan, Ibu/ Bapak Sekalian”.

Selama konferensi, berbagai sesi seminar, diskusi panel, dan workshop telah menghadirkan gagasan baru mengenai perkembangan transformasi digital di bidang perpustakaan. Para pakar dan praktisi menekankan pentingnya kolaborasi serta strategi adaptif agar perpustakaan tidak hanya sebagai pusat informasi, tetapi juga pusat inovasi di era teknologi.

Selain berdampak bagi dunia akademik dan literasi, pelaksanaan KPDI ke-16 juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat Tanjungpinang. Kehadiran Bazar UMKM lokal yang digelar bersamaan dengan acara turut menarik perhatian peserta. Produk-produk lokal seperti tanjak khas kepri, kuliner tradisional, rajutan tangan, hingga karya eco print mendapat sambutan positif dari pengunjung.

Dengan suksesnya pelaksanaan ini, KPDI ke-16 di Tanjungpinang menjadi tonggak penting dalam penguatan jejaring perpustakaan digital di Indonesia, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Kepulauan Riau ke kancah nasional.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh orang-orang hebat di dunia perpustakaan diantaranya adalah kepala perpustakan nasional RI bapak Prof. E. Aminudin Aziz, MA,.Ph.D. Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili oleh asisten pemerintah dan kesra kepri bapak Dr. H. T. S. Arif Fadillah, S.Sos., M.Si. wakil Forum Perpustakaan Digital Indonesia (FPDI) bapak Ida Fajar Priyanto, Ph.D. profesor pertama dibidang ilmu perpustakaan, bapak Sulistyo Basuki dan lainya.

Artikel Lainnya